JEJAK BAHASA JEJAK PEMUDA
*Kornelia Jelsiana
Jejak bahasa, lahir dari jiwa
Bukan sekedar bunyi yang lewat telinga
Iya tumbuh dari rahim sejarah
Disulam leluhur dalam kata dan darah
Dari aksara kuno hingga lisan merdeka
Bahasa menata jati dan rupa
Ia pemersatu kala kita terpisah
Menjadi kompas saat arah patah
Namaun apa artinya warisan mulia
Jika pemuda lupa maknanya?
Apa gunanya tutur dan sastra
Jika tak lagi jadi cahaya?
Jejak pemuda bukan sekedar jejak kaki
Tapi jejak mimpi ditanah sendiri
Langkah kecil bisa mengubah zaman
Jika berani melawan diam dan beban
Mereka bukan pewaris yang pasif
Tapi penyala nyala yang aktif
Bahasa dijaga, budaya dirawat
Di tangan pemuda masa depan kuat
Mari satukan kata dan langkah
Bahasa dijunjung, bahasa dilangkah
Jejak bahasa, jejak pemuda
Dua cahaya, satu cahaya.
PEWARIS BAHASA KITA
*Kornelia Jelsiana
Di ujung lidah para leluhur
Terdengar nyayian waktu yang tak pernah pudar
Bahasa itu bukan sekedar kata
Tapi napas, jiwa dan identitas bangsa
Kita, para pewaris pemuda
Menyimpan aksara dalam dada
Setiap tutur adalah janji
Bahwa warisan ini tak akan mati
Meski zaman berlari cepat
Dan dunia terus berubah arah
Bahasa kita tetap tegak
Menjadi jembatan, antara masa lalu dan masa depan
Wahai pemuda, genggamlah erat
Bahasa kita adalah cahaya
Selama kita menjaganya
Kita menjaga sejarah
Kita menjaga bangsa.
*Kornelia Jelsiana adalah siswi kelas XI di SMAN 3 Macang Pacar. Juara satu lomba cipta dan baca puisi dalam rangka menyambut bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025.
Tinggalkan Komentar